Tampilkan postingan dengan label operating system. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label operating system. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Mei 2009

Manajemen Proses dan Manajemen Memori Linux Mandrake 8.2

# Pengantar

Sebuah Sistem Operasi adalah kumpulan program-program (software/perangkat lunak) yang membantu para pemakai komputer untuk berkomunikasi dengan komputernya. Bisa dianalogikan sebagai "Suatu Organisasi Pemerintahan" pada kumpulan komunitas yang ada di dalam komputer kita (misalnya: harddisk, mouse, VGA card, CPU dan lain-lain), dimana Program Utama memberitahu kepada program lain apa dan akan mereka lakukan untuk memberikan layanan yang mereka butuhkan. Sebuah komputer dapat dimungkinkan mempunyai lebih dari sebuah sistem operasi, tetapi hanya satu sistem operasi komputer yang dapat jalan pada satu saat.

Ketika komputer pertama kali menyala atau menjalankan sistem operasi itu dikenal dengan proses booting pada komputer.

Sistem Operasi Linux adalah salah satu contoh dari sebuah model sistem operasi dewasa ini. Windows XP juga adalah sebuah sistem operasi, begitupun juga MS-DOS. Kesemuanya mempunyai tugas yang hampir sama. Namun perlu diketahui bahwa hanya satu sistem operasi yang dapat digunakan pada satu saat.

Istilah-istilah yang perlu diketahui dalam memahami sistem operasi:

Memori
Memori berfungsi untuk menyimpan data dan program.

Kernel
Kernel adalah program inti yang mengatur komponen penting komputer (processor dan memori sebagai contoh); serta beberapa device driver yang mengatur sistem perangkat keras yang lain (kartu jaringan, kartu suara dll)

Kernel mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan program-program untuk dapat berkomunikasi dengan perangkat kerasnya.

Shell
Sebuah program yang dapat berkomunikasi dengan pengguna komputer (manusia) dan memungkinkan pengguna komputer untuk berinteraksi dengan komputer.

Shell adalah salah satu bagian dari sebuah sistem operasi yang dapat dilihat. Dimana setiap sistem operasi menampilkan beragam antarmuka yang berbeda atau lingkungan kerja yang berbeda.

Proses
Proses adalah program yang sedang dieksekusi. Proses merupakan unit kerja terkecil yang secara individu memiliki sumber daya-sumber daya dan dijadwalkan sistem operasi.

Multiprogramming (multitasking)
Manajemen banyak proses pada satu pemroses. Banyak proses dijalankan bersamaan, masing-masing proses mendapat bagian memori dan kendali tersendiri. Sistem operasi mengalih-alihkan pemroses diantara proses-proses tersebut.

Multiprocessing
Manajemen banyak proses di komputer multiprocessor (banyak proses di dalamnya).

Distributed Processing
Manajemen banyak proses yang dieksekusi di banyak sistem komputer yang tersebar (terdistribusi).

# Pembahasan

Linux adalah tiruan (clone) UNIX. Pengembangan Linux pertama kali dilakukan Linus Benedict Torvalds, Universitas Helsinki, Finlandia sebagai proyek hobi. Seluruh kode sumber Linux termasuk kernel, device drivers, libraries, program dan tool pengembangan disebarkan secara bebas dengan lisensi GPL (General Public License) versi kedua kemudian berkembang cepat melalui bantuan seluruh programmer di dunia melalui jaringan internet.

Linux pertama kali dipublikasikan sekitar november 1991, dikenal dengan versi 0.10 kemudian disusul versi 0.11 pada desember 1991. Pada versi 0.13 Linux sudah lebih stabil dan Linus memutuskan megubah versinya menjadi versi 0.95. Sifat Linux yang terbuka membuatnya masih terus dikembangkan oleh kelompok-kelompok tanpa dibayar, yang banyak dijumpai di Internet. Mereka saling tukar-menukar kode, melaporkan bug, dan membenahi segala masalah yang ada. Setiap orang yang tertarik dipersilahkan untuk bergabung dalam pengembangan Linux.

Linux mempunyai kelebihan dibanding sistem operasi yang lain:

> Full Multitasking dan Full 32-bit. Linux seperti halnya versi UNIX yang lain mendukung penuh multitasking, sehingga pengguna dapat menjalankan banyak program pada saat bersamaan. Linux mendukung manajemen memori protected-mode pada platform processor sekelas Intel 80386 ke atas.

> X Window system. X Windows merupakan standar tampilan grafis dari mesin-mesin UNIX. Versi terlengkap dari X Window yang dikenal dengan Xfree86 telah tersedia untuk Linux. X Window dengan tampilan grafis yang menawan dapat mendukung banyak aplikasi.

> Implementasi TCP/IP Networking. Implementasi TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) yang lengkap sebagai penghubung ke dunia internet. Banyak aplikasi yang tersedia seperti: SLIP/CSLIP, PLIP, PPP, NFS, FTP, Telnet, NNTP, SMTP dan sebagainya. Tersedia protokol dasar di kernel termasuk TCP, Ipv4, Ipv6, AX.25, X.25, DDP(AppleTalk), NetBEUI, Netrom dan sebagainya.

> Mendukung virtual memori dan shared library. Virtual memori memungkinkan penggunaan ruang pada harddisk sebagai memori, sehingga dapat mengatasi kekurangan RAM untuk menjalankan suatu proses. Shared library memungkinkan program untuk menggunakan library bersama-sama sehingga file executable dapat lebih sedikit menggunakan ruang pada disk.

> Dukungan GNU Software. Linux memiliki banyak aplikasi pendukung yang powerful dimana aplikasi ini dibuat oleh GNU -sebuah badan pembuat free software.

> Dukungan penuh terhadap Networking

> Lebih murah. Sebenarnya linux sistem operasi yang dapat diperoleh secara gratis. Biaya yang dikeluarkan mungkin hanya untuk pengganti CD atau pulsa telpon jika mendapatkannya dari internet.

Arsitektur Dasar Sistem Operasi Linux
Bagian terpenting sistem operasi adalah kernel, merupakan jantung sistem operasi.

> Kernel menyediakan tool dimana semua layanan sistem komputer disediakan.

> Kernel mencegah proses aplikasi mengakses mengakses perangkat keras secara langsung, memaksa proses menggunakan tool yang disediakan.

> Kernel memberi proteksi kepada pemakai dari gangguan pemakai lain.

Tool Kernel digunakan melalui panggilan sistem (system call). Program sistem menggunakan tool kernel untuk implementasi beragam layanan. Program sistem dan semua program lain berjalan diatas kernel. Program pemakai berjalan di mode berbeda dengan kernel, disebut mode pemakai.

Kernel berisi beberapa bagian penting, yaitu:

> Manajemen proses
> Manajemen memori
> Driver-driver perangkat keras
> Driver-driver sistem file
> Manajemen jaringan
> Dan beragam subsistem lain

Berikut adalah arsitektur sistem operasi Linux

Proses
Proses adalah program tunggal yang berjalan pada alamat virtual, berarti setiap hal yg berjalan dibawah Linux adalah proses. Proses ini berjalan melalui perintah-perintah yang ada dalam shell. Satu baris perintah dalam shell terkadang mampu mempengaruhi lebih dari satu proses, khususnya jika terdapat perintah pipe.

Contoh:

nroff -man ps.1 | grep kill | more

Perintah tersebut melakukan tiga proses, satu proses untuk setiap perintahnya.

Tipe-tipe proses dalam Linux:
Ada beberapa tipe proses dalam Linux . Setiap proses mempunyai kekhususan dan atribut tersendiri:

> Interactive processes: Proses yang dimulai (dan dikontrol oleh) shell. Bisa tampak diluar (foreground) ataupun hanya didalam (background).

> Batch processes: Proses yang tidak berhubungan dengan terminal tetapi menunggu untuk dieksekusi secara sequent.

> Daemon processes: Proses yang dimulai ketika Linux booting dan berjalan secara background.

Cara termudah untuk mengetahui proses apa yang sedang berjalan pada sistem adalah menggunakan perintah ps (process status). Perintah ps mempunyai beberapa option dan argumen, tersedia untuk seluruh user dan root, walau tentu hasilnya akan berbeda tergantung login anda. Jika anda login sebagai user biasa (bukan root), jika perintah ps ditulis akan tampak hasil seperti:

$ ps

PID TTY STAT TIME COMMAND

41 v01 S 0:00 -bash

134 v01 R 0:00 ps

Hasil dari perintah ps selalu disusun dalam bentuk kolom. Kolom pertama berlabel PID (Process Identification Number); adalah penomoran dari Linux untuk menandai sebuah proses, dimulai dari nol dan bertambah satu untuk tiap proses hingga nomor tertinggi. Jika Linux mencapai nomor tertinggi, penomoran akan dimulai lagi dari nomor terendah dengan melewati nomor yang sedang digunakan proses yang aktif. Biasanya nomor terendah digunakan oleh proses kernel dan daemon yang dimulai saat booting hingga Linux berjalan. Untuk memanipulasi proses kita dapat menggunakan PID. Kolom TTY menunjukkan terminal yang digunakan saat proses dimulai. Kolom STAT menunjukkan kondisi terkini dari proses, entri yang paling banyak terdapat adalah S untuk sleeping dan R untuk running. Kolom TIME menunjukkan CPU time yang digunakan oleh proses. Kolom NAME menunjukkan nama proses yang berjalan, biasanya adalah nama perintah yang dimasukkan. Beberapa perintah digunakan untuk memulai perintah yang lain, proses ini dikenal dengan child process. Terdapat banyak versi perintah ps tergantung versi Linux yang digunakan. Kebanyakan admin (jika login sebagai root) menggunakan perintah ps dibawah ini untuk menampilkan keseluruhan informasi sistem:

ps -ef

ps -le

Proses yang terkunci dalam terminal dan tidak dapat melakukan apa pun disebut hang. Terkadang adapula sebuah proses yang berahir tidak sempurna. Hal ini disebut runaway process. Untuk mengatasi hal ini dan mengembalikan sistem ke keadaan normal digunakan perintah kill. Untuk menggunakan perintah ini kita harus mengakses konsol lain, jika terminal benar-benar terkunci kita harus login kembali. Sebagai seorang user biasa hanya dapat mengkill proses user itu sendiri dan tak dapat mempengaruhi user lain dalam sistem. Sebagai root anda mempunyai kuasa penuh menggunakan perintah kill. Diperlukan PID untuk mengetahui proses yang berjalan sehingga dapat mengkillnya.

Memori
Organisasi dan manajemen memori sangat mempengaruhi kinerja komputer. Manajemen memori melakukan tugas penting dan kompleks berkaitan dengan:

> Memori utama sebagai sumber daya yang harus dialokasikan dan dipakai bersama diantara sejumlah proses yang aktif. Agar dapat memanfaatkan pemroses dan fasilitas masukan/keluaran secara efisien, maka diinginkan memori yang dapat menampung sebanyak mungkin proses.

> Upaya agar pemrogram atau proses tidak dibatasi kapasitas memori fisik di sistem komputer.

Linux memanfaatkan virtual memori untuk mendukung kinerja sistem. Sebagai sistem operasi multiprogramming, virtual memori dapat meningkatkan efisisensi sistem. Sambil proses menunggu bagiannya diswap masuk ke memori, menunggu selesainya operasi masukan/keluaran dan proses diblocked. Jatah waktu pemroses dapat diberikan ke proses-proses lain.

Manajemen memori Linux menyediakan:

1. Ruang alamat besar
Ruang alamat dapat lebih besar dibanding memori fisik yang tersedia

2. Proteksi
Tiap proses di sistem mempunyai ruang alamat maya tersendiri. Ruang-ruang alamat maya itu sepenuhnya terpisah. Proses yang berjalan di satu aplikasi tidak dapat mengganggu proses lainnya.

3. Pemetaan memori
Dilakukan pemetaan antara memori maya ke memori fisik yang tersedia.

4. Memori maya bersama (shared virtual memory)
Memori maya bersama ini untuk menghemat ruang memori, seperti pustaka dinamis bagi beberapa proses.

Karena memori fisik lebih sedikit dibanding memori maya, maka sistem hanya memuatkan page-page maya yang saat itu sedang digunakan proses. Linux memuatkan page maya begitu diperlukan. Teknik ini disebut dengan demand paging. Saat pemroses berusaha mengakses alamat maya yang tidak di memori fisik, pemroses tidak dapat menemukan isian di tabel page maya. Pemroses menerbitkan page fault.

> Jika alamat maya yang dituju tak absah (yaitu proses berusaha mengakses alamat maya yang tidak dibolehkan), maka sistem operasi mengakhiri proses itu untuk memproteksi proses-proses lain.

> Jika alamat maya yang dituju absah tapi tidak sedang di memori fisik, maka sistem operasi harus membawa page ke memori dari disk. Pengaksesan disk memerlukan waktu lama. Jika terdapat proses lain yang dapat dijalankan, maka sistem operasi memilih proses lain untuk dijalankan. Proses dimulai kembali di instruksi dimana page fault terjadi. Pemroses dapat memetakan memori maya ke memori fisik saat dilakukan pengaksesan memori maya, sehingga proses terus berjalan. Jika tidak terdapat memori bebas, sistem operasi harus membuat ruang bagi page yang akan dimasukkan dengan membuang page lain dari memori.

>> Jika page telah dimodifikasi (dirty-page), sistem operasi harus menjaga isi page. Ketika dipindahkan dari memori, disimpan di ruang khusus (swap space).

>> Jika page yang dibuang berupa page belum ditulisi maka page tidak perlu dituliskan ke disk.

Berikut code program memory manager-nya:

lihat code-nya pada link code_program_mem_manager.txt

Linux menempatkan proses pada memori yang dibagi menjadi sejumlah partisi. Pemartisian ini bersifat dinamis maka jumlah, lokasi dan ukuran proses di memori dapat beragam sepanjang waktu secara dinamis. Proses yang akan masuk ke memori segera dibuatkan partisi sesuai kebutuhan. Linux menciptakan ruang disk tempat swap terlebih dahulu, saat proses diciptakan, ruang swap pada disk dialokasikan. Ketika proses harus dikeluarkan dari memori utama, proses selalu ditempatkan ke ruang yang telah dialokasikan, bukan ke tempat-tempat berbeda setiap kali terjadi swap-out. Ketika proses berakhir, ruang swap pada disk didealokasikan.

BAB III - Kesimpulan

Linux merupakan tiruan dari UNIX. Linux memiliki kompatibilitas tinggi terhadap UNIX, bahkan GNU utilitasnya memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan milik UNIX. Linux dirancang secara spesifik untuk platform PC. Linux merupakan sistem operasi multitasking, multiuser, mendukung network secara langsung, mendukung protected-mode.

Linux memiliki hierarki proses yang mirip dengan UNIX. Ada beberapa tipe proses dalam Linux . Setiap proses mempunyai kekhususan dan atribut tersendiri:

> Interactive processes: Proses yang dimulai (dan dikontrol oleh) shell. Bisa tampak diluar (foreground) ataupun hanya didalam (background).

> Batch processes: Proses yang tidak berhubungan dengan terminal tetapi menunggu untuk dieksekusi secara sequent.

> Daemon processes: Proses yang dimulai ketika Linux booting dan berjalan secara background.

Linux memanfaatkan virtual memori sehingga kerja sistem dapat lebih efisien. Manajemen memori Linux menyediakan:

1. Ruang alamat besar
Ruang alamat dapat lebih besar dibanding memori fisik yang tersedia

2. Proteksi
Tiap proses di sistem mempunyai ruang alamat maya tersendiri. Ruang-ruang alamat maya itu sepenuhnya terpisah. Proses yang berjalan di satu aplikasi tidak dapat mengganggu proses lainnya.

3. Pemetaan memori
Dilakukan pemetaan antara memori maya ke memori fisik yang tersedia.

4. Memori maya bersama (shared virtual memory)
Memori maya bersama ini untuk menghemat ruang memori, seperti pustaka dinamis bagi beberapa proses.

Terima Kasih

Perintah dan Dasar penggunaan Linux

Perintah memindahkan hasil perintah ke file:

1 me@aku home/>ls [enter]

2 Desktop Floppy hda aku.txt

3 me@aku home/>ls > file_home.xt [enter]

4 me@aku home/>

..... baris ke 3 akan memidahkan hasil perintah ls ke dalam sebuah file yaitu
file_home.xt... adapun isi file_home.xt dapat dilihat dengan :

5 me@aku home/>cat file_home.xt [enter]

Desktop

Floppy

hda

aku.txt

Memanfaatkan fungsi grep untuk mencari file dengan nama depan mie

me@aku home/>ls

Desktop mitac mie-ayam Floppy

me@aku home/> ls | grep mie

mie-ayam

Untuk membuat direktori, gunakan :

--> mkdir Nama_Direktory

ingat case sensitive : Nama_Direktory berbeda dengan nama_direktory

untuk menghapus direktori, gunakan :

--> rmdir Nama_DIrektory

juga case sensitive.

Untuk mengubah permission dari direktori gunakan :

CHMOD XXX Nama_Direktory

XXX = angka khusus, apa itu ? kita lanjutkan di sesi berikutnya.

Untuk menampilkan hasil list perlayar :

--> ls | more

jika ingin tahu kegunaan file tersebut untuk apa (berguna di direktori /bin,
/usr, /etc)

--> ls *

yang udah mahir ini tunggu yang lain dulu yah

jalan masih cukup panjang untuk menuju konfigurasi server nih....

Login sebagai Root ?

--$su [enter]

Password : [ketikkan password root Anda, inget huruf besar & kecil]

--#

perhatikan tanda $ berganti tanda # artinya Anda sukses login sebagai root.

Jika Anda memiliki program sudo :

Anda bisa menyaru sebagai root (walaupun bukan benar-benar root)

--$sudo su

--#

Nah untuk mengganti password Anda saat ini :

--$passwd

New Password : [masukkan password Anda]

Retype New Password : [masukkan password Anda sekali lagi]

--$

Menambah atau mengurangi user

Gunakan perintah ini

--$ adduser aku

Password [masukkan password]

Retype Password [masukkan password sekali lagi]



Mengatasi kelupaan/kehilangan password Root

bagaimana jika hilang password root ????? Anda gak perlu panik, ada beberapa
cara :

1. pada saat boot loader meminta command, ketikkan : linux single (tidak berlaku
kalau distronya linux-secure)

2. Untuk Mandrake, masukkan CD #1 Installer dan saat loading, tekan F1 kemudian
ketikkan "init 1"

3. Untuk yang lain, pake CD #1 Installer, saat loading tekan F1, masuk ke rescue,
kemudian mount "/" dan ketikkan "vi /etc/passwd", cari baris
berisi root:x:0:0, ubah menjadi root:0:0:0.

Selamat menghack linux Anda, jika password root hilang / lupa, dan gak perlu
di reinstall (kecuali yang otentikasinya menggunakan donggle !),...

Dasar Penggunaan VI

-->$ vi [enter]

maka akan terbuka sebuah teks editor di console linux Anda

tanda ~ (tilde) menandakan baris yang masih perawan (belum tersentuh)

untuk mengetik, cukup ketikkan yang Anda mau, jika ingin di keluar dan disave,
tekan [shift] ZZ (duakali Z) atau [shift] : (titik dua) wq (huruf w dan q).

Jika ingin keluar tanpa di save, tekan [Ctrl] C (interupted) atau [shift] :
(titik dua) q ! (q dan tanda seru).

cara lebih mudah sebenarnya jika ingin mengetik file baru adalah dengan cat:

--> cat > nama_file.baru

[muncul baris kosong]

[ketikkan apa yang anda mau]

[editnya harus perbaris, jangan sampai salah]

[jika selesai tekan enter]

[jangan tambahkan tulisan apa-apa lagi] tekan [ctrl] d

Menggunakan Apache Web Server (asumsi apache terinstall secara default)

--$su [enter]

Password [masukkan password root]

--#apachectl start ; start digunakan untuk menjalankan apache

lainnya :

stop : menyetop daemon

restart : merestart daemon

reload : mereload perubahan pada file-file config.

file konfigurasi yang dibutuhkan :

/etc/httpd/httpd.conf

/etc/httpd/srm.conf

/etc/httpd/virtualhost.conf (tergantung setting Anda)

yang paling gampang dulu, menjalankan apache server atas nama Anda :

buka dengan :

--#vi /etc/httpd/httpd.conf

------> cari bagian ini

ServerAdmin (email Anda disini format email biasa nama@domain.ext)

ServerName nama_host.domain.ext

DocumentRoot "/var/www/html"

nah simpan file httpd.conf tadi dengan [Esc] [Shift]-Z-Z

jangan lupa nama_host.domain.ext usahakan sama dengan yang di resolv.conf

sekarang restart apachenya :

--#apachectl reload

coba di test sekarang di http://nama_host.domain.ext tadi

---#lynx http://nama_host.domain.ext

jika berjasil akan muncul tulisan :

Welcome to nama_host.domain.ext

met mencoba.....

Bagaimana menambahkan phpmyadmin di linux

just copy phpmyadmin versi phptriad dan kemudian pindahkan ke /var/www/html
(untuk default apache mandrake)

--#mkdir /var/www/html/phpmyadmin

--#cp -R /mnt/floppy/phpmyadmin /var/www/html/phpmyadmin

sekarang pindah ke phpmyadmin direktori :

--#cd /var/www/html/phpmyadmin

--#emacs config.inc.php

cari baris mengenai user, db, dan password

jika Anda telah mengganti password mysql, masukkan passowordnya ke sini ! jika
tidak biarkan saja (file ini tidak usah diubah)

untuk melihat apakah sudah bisa jalan :

--#konqueror http://localhost/phpmyadmin

met mencoba..., lanjutan dari ini, kita akan belajar setting v-host (ini juga
salah satu jualannya pak Sandjaya... )

Menambahkan virtual host dapat dilakukan dengan cara :

(untuk linux mandrake)

--#emacs /etc/httpd/conf/httpd.conf

pindah ke baris akhir

tambahkan :

Port 8000 #untuk buka port baru

Listen 8000 #untuk meletakkan apache supaya request port ini

#xxx.xxx.xxx.xxx adalah ip address

ServerName nama.server.kita.ext

ServerAdmin nama@email.admin.server.kita.ext

DocumentRoot /var/www/html/lokasi_direktori vhost

kemudian save

--# mkdir /var/www/html/lokasi_direktori vhost

(harus sama dengan yang di DocumentRoot)

bisa saja dengan menambahkan User dan Group di dalam opsi directive VirtualHost.

Jika berdasarkan IP alias, buat dulu IP aliasnya dengan ifconfig (atau pake
webmin/linuxconf)....

nanti VirtualHost-nya tinggal diganti dengan :

bawahnya sama.

selamat mencoba kawan !!

saya ulangi :



ServerName nama.server.kita.ext

ServerAdmin nama@email.admin.server.kita.ext

DocumentRoot /var/www/html/lokasi_direktori vhost



Sedangkan yang kedua (berdasarkan IP alias)



ServerName nama.server.kita.ext

ServerAdmin nama@email.admin.server.kita.ext

DocumentRoot /var/www/html/lokasi_direktori vhost

< /VirtualHost>

xxx.xxx.xxx.xxx yang kedua ini adalah ip aliasnya.

Setting security berdasarkan standar HTTP 1.1 (menggunakan basic
authentication)

pertama kita harus membuat file baru tempat meletakkan password dari user apache,

caranya :

--#cd /var/www/html/anaconda

misal nama folder kita adalah anaconda

--#htpasswd -c nama_file nama_user

jika dicontohkan :

--#htpasswd -c .htfile anaconda

kita akan memasukkan password sebanyak dua kali

kenapa nama filenya harus .htfile ? karena secara default (lihat baris di httpd.conf
ada perintah yang menyembunyikan dan menolak untuk mengakses semua file dengan
awalah .ht (seperti .htaccess dan .htfile yang kita gunakan)

nah jika udah, silakan buat file .htaccess

--#cat > .htaccess (masih di folder /var/www/html/anaconda)

AuthUserFile ".htfile"

AuthName "Sebelum Masuk, KETIK USER dan PASSWORD dulu !"

AuthType Basic



require user anconda



sambil bersenang-senang, kita lanjutkan dengan linux yang mudah yaitu beberapa
perintah lainnya yang ada di linux :

--$who

akan menampilkan siapa saja yang sedang aktif

--$whoami

akan menampilkan atas nama siapa kita login

--$logname

juga sama dengan diatas

--$cal

menampilkan kalender bulan ini

kalau kita ingin mencari bulan tertentu tinggal

--$cal bulan(angka) tahun(angka)

contoh :

--$cal 4 1980

untuk menampilkan kalender satu tahun, misalnya 1980

--$cal 1980


beberapa artikel yang lalu, saya menjanjikan untuk menjelaskan tentang chmod....

chmod bisa dibuat dalam 3 angka, misal (111, 000, 666, 755, 433)

aturannya

angka pertama dari kiri adalah untuk kita sendiri (owner file)

4 --> READ

2 --> WRITE

1 --> EXECUTE

artinya kita masukkan angka 400 --> hanya kita yang bisa melihat, tapi kita
juga tidak bisa menulis dan mengeksekusi.

kalau untuk menggunakan kombinasinya tinggal tambahkan angkanya :

misal :

4+1 (READ+EXECUTE) = 5 --> r-x (read n execute)

4 +2 (READ+WRITE) = 6 --> rw- (read n write)

nah angka kedua dari kiri berfungsi untuk group kita, sedang angka ketiga dari
kiri berfungsi kepada yang selain itu (selain kita dan grup kita)...

jadi contoh realnya -->

433

angka pertama 4 --> READ (kita hanya bisa read)

angka kedua 3 --> 2+1 write execute (grup kita hanya bisa menulis dan eksekusi)

angka ketiga 3 --> 2+1 write execute (orang selain kita dan grup kita hanya
bisa menulis dan eksekusi file)....

dalam kenyataannya, di server diperlukan pengaturan yang strict ... untuk direktori
home biasanya file di folder /etc di simpan dalam bentuk permission 755

7 --> kita bisa mengganti

5 --> 4+1 (read n execute) untuk grup

5 --> 4+1 (read n execute) untuk others.

selamat mencoba...

satu saat, kita ingin orang lain dapat mengubah file kita juga, tapi hanya
file-file tertentu, kita bisa saja memberikan akses grup kepada dia kemudian
kita share file kita (hanya file tersebut)....

caranya ada dua langkah :

1. kita harus meminta admin untuk memasukkan login name orang tersebut sebagai
grup kita

2. kita mengeset file yang akan diedit dia dengan chmod

jika dijabarkan lebih lanjut :

langkah 1.

--#grupmod -u nama_login -g nama_grup_kita

langkah 2.

--$ chmod 750 nama_file_akan_diedit_dia


(catatan diatas, udah pada taukan kalau # artinya harus root/superuser, kalau
$ untuk kita sendiri)

------------------------------------------

ada cara yang lain, yaitu dengan meminta admin untuk mengubah kepemilikan file
sementara tetapi grup masih kita yang punya dengan cara :

--#chown nama_login_dia nama_file_yang_dishare

atau bisa juga mengganti grupnya, dengan cara :

--#chgrp nama_grup_dia nama_file_yang_

Design by infinityskins.blogspot.com 2007-2008